Permintaan Naomi

1305 Kata

“Loh, pulangnya kenapa tidak bilang-bilang? Harusnya Mama bisa jemput.” Buka pintu malah melihat putranya pulang diantar oleh Naomi. Kapan pulang dan lain sebagainya tidak diinformasikan apapun padanya. Mereka hanya tersenyum penuh misteri yang membuat Bu Widia menghela napas panjang. “Baiklah, kalian berdua ini memang suka rahasia-rahasiaan. Mari masuk! “ Pintu terbuka lebar, Naomi mendorong Samudra masuk menuju ruang TV, sesuai dengan perintah karena dia menolak ke kamar. “Kenapa di sini? Langsung saja masuk lift! Antar ke kamar!” tegur Bu Widia. “Belum sarapan.” “Astagfirullah, kenapa belum sarapan sudah jam segini? Cari penyakit?” omel Bu Widia malah membuat mereka terkekeh. “Tadi ketemu Reva di rumah sakit. Jadi malas mampir ke café.” Naomi berterus terang membuat Bu Widia ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN