Selangkah Lebih Maju

2037 Kata

Semua orang setuju mengatakan tempat ternyaman adalah rumah sendiri, mau kecil ataupun besar, tetap saja nyaman karena milik sendiri. Namun, tidak dengan Naomi yang merasa ada yang kosong. Terbiasa mendengar Zahwa memanggil dirinya hanya untuk dengar curhat teman-temannya di sekolah, kadang mengajak bermain dan kadang mengajak makan es krim. Sekarang hanya dia, Lukas dan ART. Sangat sepi sampai membuat tubuh membeku. “Sidang yang melelahkan sudah selesai. Sekarang balik ke dunia nyata! Banyak pekerjaan yang menunggumu,” ujar Lukas menyerahkan kembali akun yang sempat dia pegang untuk melindungi Naomi dari gangguan ibunya. “Aku kok jadi meger, ya?” Naomi merebahkan tubuhnya di sofa sembari memeluk bantal. “Mulai. Keenakan jadi nyonya Samudra sampai lupa diri,” cerocos Lukas melirik denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN