Ketika Dini terbangun, ia menyadari bahwa cahaya matahari tidak lagi mengisi kamarnya. Itu artinya di luar sana hari sudah mulai gelap, dan Dini benar-benar menghabiskan sepanjang hari untuk tidur saja. Tubuhnya tidak lagi terasa begitu pegal. Ia mulai bangun, memegangi handuk di dahinya yang masih lembap. Menandakan bahwa kompresan tersebut belum terlalu lama diletakkan di sana. Dini menunduk mendapati bahwa pakaiannya basah oleh keringat. Jadi sebelum benar-benar keluar dari kamar, ia memutuskan untuk mandi. Mengganti pakaiannya yang basah oleh keringat dengan pakaian bersih. Suara pintu yang terbuka, nampaknya terdengar oleh Ardi. Pria yang entah sedang melakukan apa itu menoleh, lantas tersenyum kecil. Masih mengenakan pakaian kerjanya tadi. "Udah enakan?" tanya Ardi tenang, langsung

