Berbanding terbalik dengan apa yang diceritakan oleh Bu Rosa. Memasak ayam garang asem, ternyata tidak semudah itu. Padahal Dini sudah sengaja membuat sedikit saja, karena tidak terlalu yakin akan hasilnya nanti. Keberadaan Ardi di dapur juga tidak banyak membantu. Siapa sangka pria yang tampak sempurna dan serba bisa tersebut, ternyata tidak begitu pandai dalam mengolah bumbu-bumbu. Pria itu beralasan bahwa selama ini apa yang ia masak untuk dirinya sendiri, adalah menu-menu sederhana tanpa harus berkutat dengan beragam bumbu. Paling mentok, ia hanya bisa membuat ungkepan ayam goreng. Itu pun Hendra harus memandunya melalui telpon. Dini mengernyitkan dahi, sedikit kaget akan rasa asam yang terlalu pekat ketika dia mencicipi kuah santan dari makanan tersebut. Ia lantas melirik ke arah Ard

