Semerbak wangi lavender menjadi apa yang menyambut Dini ketika Ardi membuka pintu apartemennya. Ini bukan kali pertama Dini menyambangi sebuah unit apartemen, namun perempuan itu tidak bisa menahan diri untuk tidak terperangah. Sejak awal diajak ke gedung apartemen di mana pria itu tinggal, Dini sudah bisa menduga bahwa harga apartemen di sana pasti mahal bukan main untuk unit termurahnya saja. Jadi, saat dia menyadari unit yang Ardi tempati berada di lantai tertinggi dan berukuran sangat luas. Dini bahkan tidak mau membayangkan seberapa mahal unit tersebut. Apartemen tersebut bahkan pantas disebut sebagai sebuah rumah, sebab ukuran dan susunan tiap ruangan yang ada membuat Dini lupa bahwa ia berada beberapa meter di atas permukaan tanah. Ketika perempuan itu melangkahkan kakinya lebih da

