"Saya mau minta izin Ibu buat ngelamar Dini." Mata Bu Rosa mengerjap, gerakan tangannya yang sedang memotong-motong ujung tangkai bunga terhenti. Jam menunjukkan pukul 6 pagi, dan di luar sana matahari masih belum naik sepenuhnya. Perempuan itu memutuskan untuk merangkai beberapa bunga yang ia ambil dari pekarangan, untuk hiasan vas di meja makan. Sebelum Rosa bersiap untuk memasakkan sarapan untuk keluarganya. Baik anak maupun sang suami masih belum terbangun, dan itu adalah hal biasa. Mengingat kemarin semua orang pasti kelelahan mengurus proses keluarnya Dini dari rumah sakit, secara insiden kecelakaan besar itu membuat media menaruh perhatian penuh kepada para korban. Itulah kenapa mereka harus pintar-pintar mengendap keluar dari rumah sakit, agar tidak dihadang oleh para wartawan ya

