Delapan Puluh Satu

1707 Kata

Bandung, 17 tahun lalu Hendra tidak terlalu mengerti kenapa keluarganya mendadak memutuskan untuk pindah ke Bandung. Bukan di pusat kota pula, melainkan pinggiran kota. Apa yang ia tau hanyalah, kakeknya meninggalkan sebuah rahasia yang sukses membuat keluarga besarnya gempar. Sejak awal Hendra dan saudara-saudaranya memang tidak dekat dengan kakek dari pihak ayahnya itu. Secara pria itu memiliki kesan tegas dan angkuh yang tidak begitu disukai oleh ketiga saudara tersebut. Sifat yang diturunkan kepada setiap anak-anaknya kecuali sang ayah. Seminggu yang lalu kakeknya itu berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Segala urusan soal warisan segera diselesaikan, mengikuti wasiat yang pria itu tuliskan. Siapa sangka anak yang memiliki sifat paling berbeda dari yang lain, justru dipercaya untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN