Beberapa hari kemudian, Elizha sudah kembali ke rumah. Mereka duduk di sebuah bangku yang ada di teras rumah. Menikmati senja ditemani kopi hangat. Bercanda dan tertawa bersama dengan sebuah guyonan dari sebuah video komedi yang lewat di beranda sosial media milik Agatha. “Ma, Kak, Agatha boleh bicara sebentar?” tanyanya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Merasakan bingung untuk memulai pembicaraan dari mana. “Ehm, ini menyangkut pribadi, tapi bisa juga keluarga.” “Katakan saja, Tha. Siapa tahu kakak bisa bantu untuk keluar dari masalahmu,” jawabnya. Agatha menunduk. Kemudian, mengambil ponsel yang diletakkan di meja untuk membuka sebuah foto di galery. “Ini,” singkatnya sembari menunjukkan ponselnya. Agatha menunjukkan sebuah foto masjid beserta jemaah yang sedang melaksanak

