Pesawat yang dinaiki oleh Gavin telah mendarat dengan selamat sejak beberapa menit yang lalu. Saat ini lelaki itu tengah berada di mobil mewah miliknya yang dikendarai oleh supir pribadinya. “Apakah tuan lapar? Jika iya, maka saya akan mencari restoran di dekat sini,” ucap sang sopir. “Tidak,” jawab Gavin singkat dengan mata terpejam. Perjalanan yang memakan waktu berjam-jam itu membuat tubuh Gavin lemas dan lelah. Lelaki itu ingin secepatnya sampai di rumahnya lalu tidur sepuasnya. Sesampainya di rumah, Gavin langsung menuju kamarnya. Lelaki itu menghempaskan tubuhnya di kasur miliknya yang sudah bertahun-tahun tidak dirinya tempati. Mata setajam elangnya meneliti sekitar, seulas senyum tipis terbit di sana. Saat lelaki itu tengah asyik meneliti sekitar, tiba-tiba gawainya berder

