29

1499 Kata

Keputusan telah diambil dan operasi akan dilakukan nanti malam. Danu tidak bisa menahan kebahagiaanya lagi ketika memipinya bersama kembali dengan Zena akan terwujud dalam waktu dekat. Senyum di wajahnya tidak bisa lelaki itu tahan, saat membayangkan dirinya bersama lagi dengan wanita yang dicintainya. Tiba-tiba gawai milik Danu berdering dan harus memaksakan hayalan itu memudar dan hilang dari otaknya. “Bagimana?” tanya Danu wajahnya sangat serius. “Baik, saya akan ke sana sekarang.” Danu mematikan sambungan teleponnya. “Kinan sayang, papa harus pergi ada urusan penting yang harus papa tangani dan Della, tolong jaga anak om ya.” Della mengangguk lalu tersenyum. “Pasti om.” Sedangkan Kinan, gadis itu nampak acuh saja ketika Danu tersenyum kepadanya. Kinan menjauhkan kepalanya keti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN