Dominiq: Bayangan Yang sakit kakinya Bizar, tapi gue malah dijadiin babu di rumahnya. Gara-gara gue juga sih. Kalau aja gue nggak nendang kakinya waktu itu, mungkin gue nggak bakalan berakhir jadi babu di rumahnya. Tadinya mau gue tolak, tapi Bizar tetap aja ngotot minta gue bantu beres-beres rumah dia. Kalau gue nggak mau bantuin, artinya gue nggak tanggung jawab karena udah bikin dia lumpuh sementara. Ailah, g****k banget bahasa lo dong. Tinggal bilang keseleo doang. Baru lumpuh sementara, belum gue bikin lumpuh beneran tuh orang. "Saya biasa sarapan jam setengah delapan," kata Bizar memberitahu gue soal kegiatannya apa aja. Jam setengah enam dia pergi olahraga bentaran. Jam setengah delapan, jadwalnya dia sarapan. Berhubung kakinya Bizar lagi sakit, dia nggak olahraga dul

