40. Profesor Han

909 Kata

Wajah kusut dan muka bantal Mayleen tertekuk saat David mengganggu tidurnya. Pagi-pagi pria itu sudah menyiapkan alat-alat kebersihan. Mayleen bahkan tidak mengerti bagaimana cara menggunakan semua alat yang diberikan David. “David,” rengek Mayleen pada pria yang kini sibuk berolahraga di halaman belakang. David menoleh dan tersenyum lebar hingga matanya menyipit. Penampilan Mayleen sungguh luar biasa, celemek warna-warni melekat di pinggang, sarung tangan karet membungkus kedua tangannya, tidak lupa dengan kain penutup kepala yang dulu dipakai asisten rumah tangganya ketik membersihakn rumah. David menghampiri Mayleen dan membelai lembut kepala gadis itu. “Tolong bersihkan rumah ini, ya, Mayleen. Kau sangat manis,” rayunya. David menepuk pelan pundak gadis itu sebelum meninggalkanny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN