David membuka satu kotak es krim yang ia pesan melalui online. Bibirnya tersenyum tidak sabar melihat reaksi Myaleen. David membayangkan jika gadis itu akan memekik senang. Membayangkan saja sudah membuat David memerah. “Jangan dimakan,” ujar David saat Hou ingin menyendok es krim itu. David memasukkan kembali es krim ke dalam kulkas. “Paman pelit.” Hou cemberut membuat David mengacak ramput mangkoknya gemas sebelum mengeluarkan satu cup es krim berukuran sedang untuk Hou. Seketika wajah anak itu berbinar. “Terima kasih, Paman,” ujar Hou sebelum pergi. David menggeleng, ia pun pergi ke kamar Myaleen untuk melihat gadis itu. Pintu terbuka, memperlihatkan Mayleen yang sedang meringkuk di atas lantai. “Mayleen!” pekiknya. David membelai wajah pucat Mayleen sebelum membawa gadis itu k

