Chan kyung mendesah resah saat lagi-lagi panggilannya tidak dapat tersambung. Sekali, dua kali ia mencoba, tapi hasilnya masih sama saja. Sekali lagi Chan kyung mencoba, ia menunggu sering panggilan namun hasilnya sama. "Kemana sebenarnya kau?" gumqm Chan kyung. Ia sejak tadi mencoba menghubungi Do Minjoo, namun mendadak ponsel gadis itu tidak bisa dihubungi. Chan kyung meletakkan ponselnya dengan asal, pria itu meremas rambutnya sendiri sambil mengerang keras. Ia bahkan sudah tidak bisa lagi berkonsentrasi dengan laptop ataupun pekerjaan di depannya. Ia khawatir terjadi sesuatu terhadap Minjoo saat ini. Yang dilakukan Chan kyung kemudian adalah beranjak. Ia menyambar mantel yang tersampir tidak jauh darinya dan melenggang pergi. Mengabaikan sang asisten sekaligus sahabatnya yang s

