Alisha yang melihat Arsen dan Elena berdansa bisa memastikan jika mereka mempunyai hubungan. Smirk di wajah Alisha hadir. Suatu ide jenius untuknya tapi, merugikan orang lain. Tak lama kemudian acara malam ini pun selesai, semua krang yang hadir segera pulang ke tempat tinggal mereka masing-masing. "Ternyata kamu juga pintar berdansa," ucap Arsen sambip menyetir. "Ya begitulah, hoam," ucap Elena sambil membekap mulutnya karena mengantuk. "Tidurlah, nanti jika sudah sampai akan ku bangunkan," ucap Arsen. Elena pun segera tidur, masuk ke dalam alam mimpinya. Arsen melihat sekilas sang kekasih tertidur. Wajahnya sangat cantii bak bidadari. Tangannya pun terlulur untuk mengalihkan anak rambut yang menutup wajah cantik Elena. "Semoga hubungan kita tidak ada masalah dan akan selalu begin

