MWCB71. Tangis Bahagia

2250 Kata

Pagi hari telah tiba, Arsen sudah siap dengan kemeja hitamnya. Arsen tak sabar untuk berangkat. Bukan tidak sabar ingin mempersunting Alisha, tapi, tidak sabar ingin membuka kebusukan Ariana dan Alisha. "Sudah siap kamu, Sen?" tanya Dasha. "Udah ma," jawab Arsen dengan wajah datarnya. "Yaudah, sekarang kita turun. Harus cepat sampai di hotel duluan, takutnya nanti macet," ucap Dasha. Arsen hanya menjawab dengan dehemannya dan berjalan dibelakang Dasha. Bukannya fokus mendengarkan ucapan Dasha. Arsen malah asik memandangi room chatnya dengan Elena. Sudah di chat berkali-kali, tetapi, Elena masih belum membalasnya. "Kamu gak dengerin mama?" tanya Dasha dengan suara nyaring yang berhasil mengejutkan Arsen. "Mama ngomong apa?" tanya Arsen sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. "B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN