Di kantor Elena kembali lagi bertempur dengan dokumen-dokumen yang terjejer rapi di hadapannya. Mempelajarinya satu-satu dan mengeceknya satu-satu. Sungguh pekerjaan menjadu sekertaris sangatlah sibuk. Bahkan tadi papanya meninggalkan pesan untuk main ke rumah. Karena Eryk sangat rindu berkumpul bersama dengan Elena. Tok...Tok...Tok "Elena, disuruh kumpul di ruang rapat sama pak bos," ucap Agnes. "Bukannya pak bos ada diruangannya ya?" tanya Elena. "Masa lo gak tau, pak bos udah naik? Makannya jangan sibuk mulu. Kebiasaan lo gak ilang-ilang deh dari dulu," ucap Agnes. "Makasih ya Nes, udah dikasih tau," ucap Elena. "Sama-sama. Gue tungguin, kita ke ruang rapat bareng-bareng," ucap Agnes. Elena pun segera mengambil buku catatan dan tabletnya untuk mencatat apa yang disampaikan oleh

