Jam sebentar lagi menunjukkan waktu istirahat atau waktu makan siang. Arsen pun berjalan menuju ke ruangan Elena untuk diajak makan siang bersama. "Kamu udah selesai?" tanya Arsen. Elena tak menjawab pertanyaan Arsen. Karena dirinya sangat sibuk hari ini. Sebab kemarin-kemarin Elena tidak bisa mengerjakan pekerjaannya karena Arsen minta ditemani terus saat sakit. Merasa dicueki, Arsen pun menutup laptop yang diapajai Elena dengan sangat keras. "Ih, rusak tau nanti laptopnya,'' kesal Elena. "Kamu dipanggilin gak nyahut habisnya," kesal Arsen sambil duduk di kursi depan Elena. "Ya maaf. Karena kamu kemarin gak izinin aku ngerjain ini. Jadinya kan numpuk banyak,'' kesal Elena. "Iya-iya maaf. Makan siang yuk. Laper aku,'' ajak Arsen "Makan siang aja duluan. Kerjaan ku padat, besok udah

