Yang Disembunyikan Dan Dibuka

1238 Kata

“Semua baik-baik saja kog. Tadi ketemu di kantor juga Pak Dewa baik,” jawab Reina santai. Sementara Heri menghembuskan nafas lega, karena tidak perlu menjawabnya. “Aneh deh, kok aku sampai mimpi mereka,” renung Larisa bingung. “Mungkin Resty minta didoakan, Sa,” sambar Rika. Larisa menggelengkan kepalanya. “Ya kali minta didoakan sama musuhnya,” sanggah Larisa seraya tertawa kecil. Alex dan Reina saling menatap. Bukankah seharusnya sahabat mereka sudah tahu kalau Resty meminta maaf kepadanya? “Ya nggak apa-apa, Nak. Saling mendoakan sesama manusia kan bagus,” elak Heri cepat. Dia tidak ingin baik Alex atau Reina bertanya tentang rekaman itu kepada putrinya. Larisa meringis. “Rasanya tetap aneh, Pa,” sanggahnya. Heri dan Rika tertawa canggung. Mereka sendiri tidak tahu b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN