Turn Back Time

2039 Kata

Larisa menghela napas. Senyum mirisnya terbit di sudut bibirnya. Ada apa lagi ini? Keluh Larisa dalam hatinya. “Kamu resign, Sa? Kenapa?” lagi, pertanyaan yang sama keluar dari orang yang berbeda. “Masa saya harus ngulang bicara lagi, Pak?” Larisa bicara kepada Dewa dengan tatapan memohon. Pandangan mata yang seolah ingin bilang, Bapak aja yang ngomong ya? Dewa tersenyum melihat tatapan itu. “Ya sudah, Sa. Sana balik kerja,” titah Dewa yang langsung dibalas anggukan lega gadis itu. “Saya permisi, Pak,” pamit Larisa kepada kedua laki-laki itu. Tanpa menunggu jawaban keduanya, dia langsung ambil langkah seribu. Sedang Arya langsung memberondong Dewa dengan beberapa pertanyaan tentang keputusan Larisa. “Kog kamu setujui permohonan resign Larisa?” protes Arya dengan mimik wajah kesal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN