Suksesor

1179 Kata

“Pak, ke Korea?” tanya Dewa memastikan jika bosnya itu serius bicara. Arya menganggukkan kepalanya dengan wajah tanpa beban. Dewa tidak tahu bagaimana bereaksi. Disangka pergi ke Korea itu macam mau piknik ke Bali apa gimana ini? tanya Dewa dalam hatinya sambil menahan tawa. “Ke Korea butuh visa loh. Harus deposit uang juga. Paspor saya sepertinya belum diperpanjang,” Dewa mengingatkan kepada bosnya kalau dirinya hanya rakyat jelata yang kalau mau piknik ke luar negeri itu butuh modal banyak. “Oh maaf,” sahut Arya, seperti menyadari perbedaan keadaan mereka berdua. Lalu keduanya sama-sama terdiam. “Kamu tahu Larisa kerja di mana?” tanya Arya, sepertinya dia ingin menyeret gadis mungil itu kembali ke perusahaan demi bisa menahan Dewa tetap menjadi pegawainya. Dewa menggeleng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN