Morgan mengedipkan matanya, pada Desha. “Sepertinya itu, Sha.” Morgan buru-buru menuju lemari untuk mengenakan pakaiannya. “Ayah, cepet dong.” terdengar Danisha mengetuk pintu lagi. Morgan melihat pada Desha yang sedang membungkus tubuhnya dengan handuk. Dia membuka pintu. Danisha langsung masuk ke kamar dengan wajah cemberut. “Kenapa lampu pada digelapin sih, Sha kan jadi takut.” “Ayah sama mom baru datang juga, baru beres mandi. Sekarang, diharuskan langsung mandi kalau dari luar rumah. Kita bekerja di rumah sakit, harus selalu hati-hati.” Morgan menggandeng anaknya, keluar kamar. “Biar mom ganti baju dulu.” Danisha melihat pada Desha, yang memberi mimik gemes dengan mengerucutkan bibirnya. Membuat anak itu tertawa. “Sha harus bantuin Ayah memasak. Sha mau makan sama apa?” Samb

