Kedua manusia yang belum lama saling mengenal itu belum ada keinginan untuk beranjak dari Rumah Makan Padang itu, mereka masih terlibat percakapan yang lumayan menyedot energi. Pemuda 20 tahun itu tidak keberatan sama sekali menemani gadis bermata biru itu sampai kapanpun, dia malah senang. “Apakah sudah ada kabar kapan Bang Mikael akan pulang, Zoy?” kata Romance di sela jeda percakapan dan makan yang belum tuntas. “Kurang tahu kapannya, Rom,” kata gadis bermata biru itu sambil menggelengkan kepala sebagai pertanda dia pun tidak tahu jawaban dari yang dilontarkan oleh Romance. “Mungkin kalau kondisi Babang sudah membaik, aku nggak yakin kapan.” Sebuah helaan napas terdengar setelah gadis bermata biru itu menyelesaikan kalimat yang diucapkannya, Zoya sempat melihat ke arah pemuda

