Romance menatap gadis bermata biru yang ada di hadapannya, ada rasa damai yang merambati dadanya saat berada di dekat Zoya, gadis yang berusia sama dengannya dan baru saja dikenalnya kemarin. Kesibukan pemuda itu teralihkan saat pelayan datang menghampiri mejanya dan mengangkat piring-piring bekas makan dirinya dan Zoya. Sebuah kata maaf diucapkan pelayan itu sebelum mengangkat satu demi satu benda pipih yang ada di atas meja dan menumpuknya. “Maaf, Da,” kata Zoya, kalimatnya menghentikan langkah pelayan itu yang sudah berada 2 meter dari meja mereka. Pelayan itu menoleh dan melangkahkan kakinya kembali mendekat dengan piring yang masih tertumpuk di tangannya. “Iya, Kak?” “Minta tolong jus alpukat ya,” kata Zoya. “Jus alpukat? Baik, berapa, Kak?” kata pelayan itu bertanya. Zoya

