Mimpi Yang Sama Antara Dua Manusia

2351 Kata

Mentari mulai menghangat dan menyempatkan menyapa beranda-beranda rumah di bumi. Beberapa manusia menyambut kehangatannya dengan suka cita, beberapa memilih menyembunyikan wajahnya di balik topi dan cadar. Seorang gadis bermata biru duduk termenung di beranda, dia masih teringat dengan mimpinya saat Subuh tadi. Sebuah bunga tidur yang terasa sangat nyata sehingga membuatnya menitikkan air mata ketika bangun. Tragedi pernikahan itu terasa sangat nyata sekali bahkan rasa sakit yang ditimbulkannya sangat pedih walau hanya dengan mengingatnya saja. “Astaghfirullah aladzim, ya Allah,” ucap gadis itu sambil menghela napas panjang. Gadis itu menggelengkan kepalanya berusaha mengusir bayangan mimpi yang dini hari menyapanya, tidak ingin sedikitpun dia mengingatnya. Sebuah bersin terdengar seka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN