Pemuda yang duduk di tepi tempat tidur itu meraih ponsel yang tadi di tangan Senja, nampaknya dia ingin melihat lebih jelas lagi foto yang ditunjukkan oleh perempuan bercadar itu dari galeri. Mikail memperhatikan dengan dalam kedua wajah yang ada di sana, yang pertama adalah Zoya dan yang ada di sebelahnya adalah orang yang dirindukannya selama bertahun-tahun. Mikail membandingkan foto yang ada di sana dengan wajah yang ada di balik cadar itu, memang tidak nampak bagaimana rupanya tapi dia bisa membayangkannya. Senja menunduk saat mata mereka tak sengaja beradu, dia berusaha mengendalikan dirinya yang entah mengapa tiba-tiba dirambati rasa gugup. Gadis bermata biru yang sedang berdiri dekat jendela memperhatikan dengan tegang adegan yang berlangsung di hadapannya, dia menunggu dengan de

