Beberapa pasang mata sempat menatap aneh ke arah dua perempuan yang sedang menelusuri selasar menuju ruang rawat Mikail, memang masih pemandangan yang masih belum lazim jika ada perempuan bergamis panjang dan mengenakan cadar di Indonesia. Terlebih saat di sampingnya adalah perempuan yang masih membiarkan rambutnya tergerai . Langkah kaki Zoya terasa mengambang tak menapak di lantai saat berjalan di samping perempuan bercadar itu. Hatinya semakin galau saat mengingat dia bersama dengan Senja ber-wefie di sana, Perempuan itu sangat berbeda dengan foto yang pernah diberikan Cacing dulu, kecantikannya semakin kuat di saat usianya yang beranjak dewasa. Pantas saja Mikail sangat susah melupakan kekasihnya yang kerap disebut Bidadari Tanpa Sayap itu, kecantikannya sangat membius membuat orang

