Wajah di Balik Cadar

1706 Kata

Zoya mengikuti saat perempuan bercadar itu mengajaknya ke dalam masjid, dia sempat menolaknya karena dia sudah menjalankan sholat dzuhur tadi. Namun Senja tetap menarik tangannya tanpa mempedulikan penolakannya itu. Mereka masuk ke tempat sholat yang diperuntukkan untuk perempuan, di bagian belakang masjid yang diberikan pembatas pandangan untuk kaum Adam dan Hawa. Masih ada beberapa orang yang sedang sholat di sana, terdiri dari tenaga kesehatan di rumah sakit dan keluarga pasien. “Ada apa sih, Kak?” kata Zoya setelah mereka duduk di bagian belakang tempat sholat perempuan itu. Suara gadis bermata biru itu terdengar setengah berbisik karena khawatir mengganggu kekhusyuan mereka yang sedang beribadah. “Aku ada yang ingin dibicarakan,” kata Senja dengan wajah serius. “Mengapa tidak dilu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN