Dialog di Beranda Masjid

1516 Kata

Bayu bertiup semilir menyapa wajah gadis bermata biru yang sedang duduk di beranda masjid, matanya sesekali melihat lalu lalang orang yang masuk dan keluar masjid. Setelah melihat tak ada wajah orang yang sedang ditunggunya Zoya mengalihkan matanya kembali ke layar gadget yang ada di kirinya. Tubuh yang berada di beranda itu tidak dilengkapi pikiran secara sempurna, benaknya sibuk melanglang buana membayangkan kejadian yang akan dialaminya beberapa menit ke depan. Hari ini cukup membuat Zoya deg-degan, terlebih ketika tadi pagi Senja mengatakan bahwa dia sudah memiliki jawaban atas permintaan Mikail untuk menanggalkan cadarnya. Gadis bermata biru itu menduga bahwa orang dari masa lalu kekasihnya itu benar-benar memperlihatkan wajahnya di depan Mikail. Apa yang dilakukan oleh putri Bapak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN