Penolakan Noella

1392 Kata

"Jodoh, kalau dipikir-pikir apakah aku bisa dikatakan berjodoh dengan Kak Caleb?" tanya Noella dalam hati. Wanita itu menatap hujan yang jatuh semakin deras di luar mobil. "Kana mau sewa rukoku, aku tak menyangka saat melihat Kana duduk di depan rukoku menunggu. Aku pikir aku akhirnya gila karena terlalu merindukannya." "Wah benar-benar kebetulan yang menyenangkan ya?" seru Noella kagum. "Seperti aku bilang tadi, kami memang berjodoh," ujar Ari mantap sambil tersenyum senang. Dia menekan gas dengan semangat. Mobil melompat melaju dengan cepat. Jika Ari katakan seperti itu, bisa juga dibilang mereka memang berjodoh. Setelah terpisah bertahun-tahun, mereka yang tak ada rencana bertemu, tiba-tiba bertemu sebagai penyewa dan pemberi sewa memang terlalu aneh untuk dikatakan sebagai kebet

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN