Chapter 20

1364 Kata

Gaishan turun ke ruang makan untuk makan malam, namun dia bertemu dengan Ghifan yang baru saja pulang kerja menenteng tas kerja kantor, wajah sang adik terlihat lesu, mungkin lelah karena kerja lembur. "Muka kamu kok busuk banget? Perasaan pas kita temenin Nenek Lia cakar roti sisa di tempat sampah, muka kamu nggak busuk model begitu." "Huuh!" Ghifan mengembuskan napas lelah, "jangan banyak bacot." Gaishan melihat heran sang adik yang langsung berjalan masuk ke kamar. "Ck ck ck, pantas saja tidak ada perempuan yang menyukai kamu. Wajah kamu saja tidak masuk kriteria wanita pemulung." Ghifan yang sudah berada di atas tangga melirik tajam ke arah Gaishan. "Oh, tidak sadar apa? Bicara muka kamu sendiri." Gaishan, "...." dia menyentuh wajahnya. Lalu beberapa saat kemudian dia melihat k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN