Setibanya Reihan dan Bagus di Jenewa mereka berdua berpisah ke tujuan masing-masing. Reihan meminta Bagus untuk melaporkan semuanya kepadanya. Tapi, Reihan yakin orang seperti Bagus tidak akan mudah untuk dikendalikan. Jadi, tanpa sepengetahuan Bagus, Reihan meminta seseorang untuk mengawasinya. Reihan menuju tempat bertemunya dengan Queen dan juga Jessy. Jessy sudah ada di sana, karena dia naik pesawat menuju kota ini sudah pasti dia yang akan sampai lebih dulu. Reihan langsung mengampirinya dan menanyakan apakah ada sesuatu yang terjadi selama perjalanan. Jessy menceritakan semua, tidak ada yang mencurigakan. “Bagaimana kalian bisa selamat dari kecelakaan pesawat waktu itu?” tanya Reihan penasaran. Mumpung saat ini tidak ada Queen, jadi Reihan akan menanyakan banyak hal kepada Jessy.

