Die

1206 Kata

Enyalios terlempar jauh ke lantai. Darah segar keluar dari sudut bibirnya. Matanya yang tadi penuh damba berubah menjadi penuh amarah. Reihan yang nyaris polos pun berdiri dari duduknya. Ternyata mulutnya masih bisa merayu wanita. Dan dengan bodohnya Enyalios melepaskan semua borgol yang mengekang tangan dan kaki Reihan. Enyalios tidak tinggal diam, dia langsung mengambil apa saja yang ada di dekatnya dan melemparkannya ke arah Reihan. Jika saja Reihan tidak sigap dalam menghindar guci mahal yang Enyalios lemparkan tadi bisa saja mengenai kepalanya. Dua orang itu pun langsung baku hantam. Beberapa kali Enyalios melepaskan tinju dan juga tendangannya ke tubuh Reihan. Reihan tidak menyangka ternyata wanita di depannya ini sangat tangguh. Dia bukan wanita lemah yang menjadi b***k nafsu saj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN