Pulang Kembali

1883 Kata

Soekarno - Hatta, Indonesia Reihan, Abigail, Anton, dan juga Leonard turun dari pesawat non komersil yang membawa mereka dari Sao Paulo menuju Indonesia. Reihan menyeret Tuan Edward untuk ikut turun bersamanya dan yang lain. Penampilan lelaki tua itu tidak serapi biasanya. Dia terlihat sangat lusuh. Baju yang dia kenakan pun baju seadanya saja. Celana bahan yang dia kenakan kemarin sudah terlihat sangat kusut. Baju kaos putih tipis yang diberikan Reihan pun Tampak tidak pantas dia kenakan. Mau bagaimana lagi, jas mahalnya terlalu kotor untuk dikenakan. Karena terdapat banyak rembersan darah yang keluar dari punggungnya. Orang-orang interpol sudah menunggu di hanggar pesawat. Pak Boenjamin pun terlihat berdiri di jajaran orang-orang yang menunggu kedatangan mereka. “Selamat datang kemba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN