Senyum manis Dian
Namaku Dian, aku tinggal di Bali pulau dewata dengan pantai yang indah. Usiaku sekarang 18 tahun, Aku sudah menamatkan pendidikanku sampai Sekolah Menengah Atas. Aku tidak kuliah karena keteebatasan biaya dikeluargaku aku mempunyai banyak saudara dan orang tuaku hanya pekerja serabutan jadi dengan anak 3 semua sekolah memerlukan banyak biaya. Its oke...keadaan ini tidak membuatku beraedih karena aku sangat suka sekali menyelam dan berenang. Aku juga sudah mendapatkan pekerjaan sebagai instruktur snorkling ditempat lumayan keren karena bakatku. Bekerja dengan melakukan hobi adalah suatu kebahagiaan dalam hidupku. Karena aku sering bermain dipantai kulitku coklat dan aku menyukainya. Bulankah bule berjemur untuk mendapatkan kulit coklat sepertiku. I proud my self. Ditempat kerjaku aku lbh banyak berjumpa dengan bule dan berinteraksi dengan mereka jd jangan tanya tentang kemampuanku dalam berbaha inggris ya ???.
Dengan aku bekerja, aku dapat membantu perekonomian keluargaku.
Namun keadaan berubah ketika covid 19 melanda dunia, tempat aku bekerja harus ditutup dan wisatawan baik dari luar negeri dan dalam negeri tidak boleh lagi berkunjung ke Bali.
Banyak orang yang mengandalkan wisatawan untuk memperoleh rejeki langsung shock karena sudah tidak ada lagi pendapatan.
Banyak hotel, villa, home stay, semua ditutup.
Duniaku seakan dibolak balikkan. Beruntung aku masih bisa bekerja sebagai cleaning servis ditempat temanku.
Jasa membersihkan rumah, vila lebih hidup karena mereka yang punya vila atau rumah dibali tapi tinggal dilain pulau yang memakai jasa kami.
Setidaknya aku masih bisa bekerja. Sangat bersyukur kepada Tuhan disaat segalanya sulit selalu ada pintu yang terbuka untuk kita.