Leon punya rahasia!?

1134 Kata

Leon, cowok itu masih menangis tersedu-sedu di bahu mungil milik Inara. Cukup lama, hingga jam menunjukkan pukul 2 pagi dini hari. Inara menghela napas, "mau sampe kapan? Udah setengah jam, loh." Ucap Ina sembari menggigit bibirnya. Lantas, cowok itu mengangkat kepalanya, "Maaf. Berat, ya?" Tanya Leon yang ternyata kedua matanya sudah membengkak. "Gak. Gapapa." Jawab Ina singkat, sembari memposisikan tubuhnya agar terbaring lagi. Karena matanya sudah sangat berat, alias mengantuk. "Kamu mau tidur dimana?" Tanya Ina, yang membuat Leon terdiam, tadinya cowok itu hendak bergerak ke arah sofa. Kamu? Apa? Seorang Inara? Bilang kamu? "Kamu …" lirih Leon, sembari berbalik badan, menatap cewek itu yang ternyata tengah terdiam juga. "Lu nggak salah bilang, nar?" Tanya Leon sembari duduk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN