Keputusan?

2091 Kata

"Gue bingung, Yon. Gue bingung. Apakah Gue bakalan sanggup buat membagi waktu antara bantu rintis bisnis sama kesibukan Gue yang lain." Tutur Ina, cewek itu benar-benar merasa bimbang Sekarang. "Terlebih lagi, kita udah mau kenaikan kelas dua belas, loh. Gue juga bukannya nggak tahu sama kegagalan di masa depan. Gue takut gagal." Sambungnya. Leon, cowok itu berdeham. "Emm, ya udah deh. Gapapa next time aja. Emm, mungkin pas kita liburan kelulusan? Ah, atau Lo ada kesibukan lain, kah?" Celoteh Leon, cowok itu merasa tidak enak juga kalau harus memaksa Inara untuk bergabung menjadi partner bisnisnya, ini juga bisa menjadi ajang kedekatan mereka lagi. Tapi, Leon tidak mau mengulangi hal yang sama. Memaksakan kehendak, itu bukan hal yang bagus dan nyaman untuk Ina. Ina menatap lesu Leon.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN