Kenapa?

1036 Kata

"Ah, iya iya. Maaf." Ucap Leon sembari memberanikan diri menatap Ina. Bertingkah seperti Leon yang dulu. Leon bisa melihat dengan jelas, ukiran senyum cantik yang mengembang di raut wajah cewek yang dia sukai, Inara. "Gua rencananya mau ngejauh dari lu …" lirih Leon, cowok tampan itu memutuskan untuk berbicara secara to the point.  Inara menghela napas, tapi kini raut wajahnya menjadi agak cemberut. "Kenapa?" Tanya cewek cantik yang rambutnya di gerai, Inara. "Iya …, gapapa. Gua ngerasa bersalah aja …," jawab Leon sembari menatap dalam-dalam mata Inara. Dahi Inara, cewek cantik yang dahinya di perban itu mengerinyit heran. "Hah?" Gumam Ina, sembari menghela napasnya. Leon meneguk ludahnya, membuat jakunnya naik turun. Itu tampak lucu. "Lu kayak gini, sampe masuk rumah sakit, kan kar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN