Sahabat

2102 Kata

Setelah menyusun daftar pelajaran untuk besok, Rica duduk di tempat tidurnya dengan selimut yang menutupi kakinya. Disekitar tempat tidurnya sekarang sangat banyak sampah tisu yang berserakan. Diraihnya ponselnya yang tergeletak tak jauh dari ia duduk saat ini dan mengetikkan sebuah pesan. 'Rica : Gue butuh kalian' Satu pesan Rica kirimkan di Grup Chat teman-temannya. Pikirannya seakan mau pecah. Hanya para sahabatnya lah yang ia percaya untuk membagi bebannya kali ini. Lama Rica menunggu balasan dari salah satu squad-nya itu, tapi belum ada satupun yang menanggapi pesannya di grup tersebut. Rica merubah posisinya menjadi berbaring, pandangan mata sendu itu menatap kearah langit-langit kamarnya yang bernuansa biru. Tak lama kemudian keributan kecil mulai terdengar dari arah luar kamar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN