Aile menatap layar ponselnya dengan sorot mata tak bersemangat. Deretan kata-kata yang terpampang di sana menjadi pusat perhatiannya. Ia mendengkus keras, mengubah gaya tidurnya menjadi menyamping dan menarik gulingnya lalu memeluknya erat. Tangannya lalu menekan ikon ‘terbitkan sekarang’ untuk episode baru Hate That CEO. Sejak mengetahui Gandika, pembaca kesayangannya adalah Asra sendiri, Aile mulai merasa aneh meng-upload ceritanya itu. Rasanya janggal saja mengingat Asra mungkin akan membaca. Namun sejak permasalahan itu pula, ia tak pernah lagi melihat username Gandika mengomentari setiap bab terbaru yang sudah dipublishnya. Namun, Aile punya firasat pria itu pasti membacanya. Aile berusaha bodo amat, namun tetap saja kurang nyaman mengetahui orang yang sebelumnya de

