Bab 22

1107 Kata

Trish duduk dengan  kaki menyilang  di  depan meja bar. Matanya yang sayu menatap gelas bir di tangannya lalu menenggaknya hingga habis tak  bersisa. Ia mendesah kecewa ketika mengambil botol birnya  dan mendapati isinya sudah kosong. Tangannya terangkat,  memanggil seorang bartender dari balik meja itu. “Satu botol lagi, Mas!” pintanya dengan suara  yang serak. Sembari menunggu, Trish  mengedarkan pandangannya ke ruang yang cukup sesak itu karena dipenuhi orang-orang yang tengah melenggak-lenggakkan tubuhnya mengikuti irama lagu. Trish mengangguk-anggukkan dagunya,  mengikuti irama music yang berdentum. Semakin larut, lautan  manusia di dalam ruang itu semakin liar. Hanya tertinggal Trish yang tetap  setia duduk di meja  bar, hanya menonton riuhnya dunia  malam. Seorang pria muncul dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN