Bab 18

1699 Kata

Aile kini berada di depan rumah keluarga Asra. Ojol yang tadi mengantarnya sudah pergi. Ia juga butuh perjuangan untuk ke sini karena mati-matian menolak tawaran Meka untuk pulang bersama. Bukannya ogah, tapi setelah dari taman, ia menerima telepon  dari Andin, ibu Asra, yang memintanya datang berkunjung sekaligus menemani  beliau sejenak karena  merasa sepi sejak Asra dan ayahnya pergi. Mau tak mau, Aile setuju datang, terlebih lagi Tante Andin sudah memberi tahu ibunya soal itu. Omong-omong soal masalahnya dengan Kania, kedua masih belum saling berbicara. Tepatnya, kedua sama-sama tak berani karena gengsi yang menjadi tembok tak kasat  mata  di antara mereka. Kaki Aile melangkah masuk dan menghampiri pintu besar rumah itu. Belum sempat ia mengetuknya, pintu sudah terbuka lebih dulu dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN