Aile kini berada di depan rumah keluarga Asra. Ojol yang tadi mengantarnya sudah pergi. Ia juga butuh perjuangan untuk ke sini karena mati-matian menolak tawaran Meka untuk pulang bersama. Bukannya ogah, tapi setelah dari taman, ia menerima telepon dari Andin, ibu Asra, yang memintanya datang berkunjung sekaligus menemani beliau sejenak karena merasa sepi sejak Asra dan ayahnya pergi. Mau tak mau, Aile setuju datang, terlebih lagi Tante Andin sudah memberi tahu ibunya soal itu. Omong-omong soal masalahnya dengan Kania, kedua masih belum saling berbicara. Tepatnya, kedua sama-sama tak berani karena gengsi yang menjadi tembok tak kasat mata di antara mereka. Kaki Aile melangkah masuk dan menghampiri pintu besar rumah itu. Belum sempat ia mengetuknya, pintu sudah terbuka lebih dulu dan

