Bab 19

1182 Kata

Asra keluar dari kamar mandi dan  mengusap wajahnya yang basah dengan handuk. Tujuannya memanggil  Aile ke kamarnya bukan  hanya untuk menghindari pertanyaan dari orang tuanya, namun ia ingin menghabiskan waktu sebentar dengan gadis itu. Ia benar-benar merindukan Aile saat di Bali. Bahkan sebelumnya ada terbesit keinginan untuk  ke rumah Aile malam ini juga jika saja gadis itu tidak bertandang ke rumahnya. “Aile, saya punya  ole-ole buat kamu,” ujar Asra saat sampai di kamar. Namun, sikap Aile yang janggal membuatnya berhenti. Gadis itu tengah diam berdiri membelakanginya dengan dua handphone di tangannya, “Aile, ada apa? Kok, handphone saya di tangan kamu?” Aile perlahan berbalik. Dan ketika pandangan mereka bertemu, Asra merasakan atmosfer negative tengah menguasai suasana mereka. Ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN