'Maling' Gw ga bisa deskripsiin seberapa senengnya gw bisa liat nama itu di handphone. Setiap gw mau telepon mereka, antara mereka sibuk, atau sinyal terlalu jelek. Tapi sekarang, mereka yang telepon gw. Buru-buru gw mengslide icon telepon hijau untuk mengangkatnya dan pergi dari meja makan, ke luar. "RAYYYYYYYYYYYYYYY!", jerit Jimmy dari ujung sana bikin budeg. Buru-buru gw jauhin kuping gw dari volume besar itu. Setelah yakin dia selesai tereak-tereak, gw mendekatkan handphone itu. "Wuoiiii piye khabare apik-apik wae toh???? Sopo jenenge?!", serunya kemudian. "Gw fine disini! Lu pada gimana? Gw kangen anjer", bales gw seneng. Cuma denger suara mereka aja udah bikin gw kangen padahal belom ada 1 bulan gw pergi dari sana. "GW JUGA a*u! ANJER LAH GW GA BISA COLONG MAKANAN LAGI! INI

