Semenjak percakapan dan latihan bela diri, gw semakin deket sama Papa. Setiap harinya ada trik baru. Entah merenggut pisau, melawan piting, menang sekali pukul, melumpuhkan lawan, banyak lagi. Setelah itu, gw tiduran ngos-ngosan. "Habis ini mau ketemuan sama Alex Wilson ya?", tanya Papa sambil lap keringetnya. "Iya. Hari ini kita ketemuan di Starbuck Taman Anggrek", kata gw sambil mengambil baju di tas gym gw, bermaksud mandi. "Hooo gitu ya. Hati-hati di jalan", katanya mengantar gw keluar Gym kantor. Gw menyunggingkan senyum sebelum pergi. ______________________________________ "WEEEH BOPUNG!", sambut Alex "How rude!", tegur Wilson menyiku Alex. Setelah memesan kopi masing-masing. Kita duduk di booth 4 orang di sebelah jendela, Alex dan Wilson duduk di depan gw. "Damn it's been

