Curiga

1817 Kata

Tebakan Leon benar. Denisa pasti terkejut, ia melihat reaksi Denisa yang menggeleng cepat seakan tak bisa terima. "Lalu ... bagaimana dengan kebutuhanmu nanti? Emh, maksutnya ... kalau kita makan diluar, kemana-mana kan nggak mungkin gratis!" Leon menarik nafas berat. "Mau pakai uangku juga nggak mungkin, kan? Kebutuhanku sangat banyak. Dan--" "Aku akan bicarakan ini sama Oma." Leon menginjak pedal gas kembali, lampu hijau sudah menyala sepuluh detik yang lalu. Denisa yang tadinya menatap keluar kearah jendela kaca, dengan cepat menoleh kearah kekasihnya yang kembali fokus mengemudi. "Apa jangan jangan ... ini semua karena Misshel. Dia yang sudah meracuni pikiran Oma?" tuduhnya tanpa bukti. Leon mengernyit kesal sesekali menatap kearah kekasihnya itu. "Apa yang kamu pikirkan? Misshe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN