Chapter 44

1415 Kata

Empat Puluh Empat Hadrian menatap Akhtar yang duduk di hadapannya. Bolehkah dia menganggap laki-laki yang pernah menjadi adik iparnya itu tidak tahu malu? Ya ... sangat tidak tahu malu menurut Hadrian. Dulu dia dengan sangat percaya diri menyingkirkan Dira. Sekarang dia kembali lagi untuk meminta restu padanya dan mengatakan ingin memulai kehidupan baru bersama Dira. Apa dia sudah gila? Hadrian mengumpat di dalam hati, bagaimana mungkin ada laki-laki seperti itu. Andai saja tidak melanggar hukum mungkin Hadrian sudah melemparkan Akhtar keluar jendela gedung sedari tadi. "Mas Hadrian apa aku bo.. "Memang ya kau itu sangat tidak tahu malu, apa kau tidak ingat bagaimana perlakuanmu pada adikku dulu," ujar Hadrian memotong ucapan Akhtar. Akhtar menelan ludahnya mendengar ucapan sinis Hadr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN