Tiga Puluh Sembilan Dira menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidur, saat ini pikirannya benar-benar kalut. Luka di hatinya yang belum benar-benar sembuh kembali menganga lebar. Setelah pulang dari taman tadi, Dira langsung meninggalkan Fardhan dan Akhtar yang masih berada di rumahnya. Dira sudah tidak ingin mempedulikan apa pun lagi. Hatinya terlanjur sakit, apalagi tadi dengan terang-terangan Akhtar menuduh dirinya ingin mencelakai Celin. Selama 5 tahun Dira menyimpan perasaan cintanya untuk Akhtar, dan selama itu pula Dira menolak berdekatan dengan lawan jenis. Tapi sekarang Dira sadar, Akhtar memang tidak pernah menyukai dirinya. Ucapan laki-laki itu dahulu yang ingin memperistrinya, mungkin hanya candaan anak-anak semata. Dira membungkus tubuhnya dengan selimut tebal, dia merin

