Chapter 42

1294 Kata

Empat Puluh Dua First date until we met Raut gelisah tercetak jelas di wajah Dira, bagaimana tidak gelisah jika orang yang ditemuinya kali ini adalah mantan suaminya sendiri, Akhtar. Dira mengutuk habis-habisan asisten pribadinya di dalam hati. Seharusnya dia kan memberitahu Dira, siapa-siapa saja yang akan ditemuinya. Sedangkan Akhtar tampak santai, sesekali ia melempar senyuman manis pada mantan istrinya. Beban yang menghimpit dadanya selama berbulan-bulan lenyap sudah. Rasa rindunya yang terpendam seakan terobati setelah melihat dengan kedua matanya sendiri sosok wanita cantik itu. Tadi pagi Akhtar hampir saja menolak menggantikan ayahnya meeting, Akhtar bahkan sudah meminta Fardhan dan Teguh untuk pergi. Keduanya menolak karena banyak pekerjaan. Sekarang Akhtar mengucap beribu s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN