Chapter 41

1326 Kata

Empat Puluh Satu Dira membuka kedua matanya perlahan, menatap langit-langit berwarna putih di atasnya. Lagi dan lagi Akhtar menyelamatkan hidupnya. Tadi, Akhtar datang bertamu ke rumahnya, pada saat bersamaan datang seseorang yang Dira kira adalah laki-laki. Tetapi ternyata dia adalah Celin, yang kembali muncul di hadapannya untuk melukainya. Beruntung, mungkin kalimat itulah yang tepat untuk dirinya. Bagaimana tidak beruntung sudah dua kali Dira lolos dari maut dan Akhtar lah yang menjadi penyelamatnya. Sekarang laki-laki itu kembali terbaring di rumah sakit yang sama dengan ruangan yang berbeda. Pinggang bagian belakangnya tertusuk pisau yang dipegang oleh Celin. Dira sempat berebut pisau tersebut saat wanita itu hendak menusuk dirinya. Akhtar yang menengahi keduanya menjadi sasaran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN